Pemain Bulu Tangkis Ganda Putra Kevin Sanjaya Ingin Menjadi Yang Terbaik Di Indonesia

 Kemenangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadikan Indonesia sebagai juara umum dalam turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2018 dengan merebut dua gelar juara. Di laga final, Kevin/Marcus mengalahkan Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok), dengan skor 11-21, 21-10, 21-16.

Kalah telak di gim pertama membuat penonton di Istora sempat dihantui ketegangan. Pasalnya mereka ingin menyaksikan Kevin/Marcus berjaya di kandang sendiri. Pasangan rangking satu dunia ini begitu sukses di tahun 2017 di mana mereka mencetak rekor dengan meraih tujuh gelar super series, namun mereka belum pernah juara di Indonesia.

“Pasti senang banget, banyak pendukung Indonesia yang mengharapkan kami menang. Lawan cukup percaya diri di gim pertama dan kami selalu tertekan. Di gim kedua dan ketiga kami coba bangkit dan tidak putus asa,” kata Kevin usai pertandingan.

“Dari turnamen sebelumnya kami belum pernah juara di Indonesia, senang banget pasti. Start mereka lebih cepat di gim pertama, kami belum in. Di gimkedua dan ketiga kami bangkit dan unggul. Supporter pun banyak yang dukung kami, mungkin ini membuat lawan tertekan,” jelas Marcus.

Pertandingan Kevin/Marcus memang kerap diwarnai dengan psywar dengan lawan-lawan mereka. Tak terkecuali di pertandingan final kali ini melawan Li/Liu.

“Mereka sepertinya mau banget mengalahkan kami, mereka punya motivasi sangat tinggi. Di gim pertama mereka seperti sangat siap dan percaya diri, untungnya kami bisa membalikan keadaan,” kata Kevin.

“Di gim pertama mereka kayaknya cukup nantang, terutama Liu. Saya nggak mau kalah begitu saja, apalagi ini di kandang saya. Nggak ada rencana apa-apa, terjadi otomatis saja di lapangan, karena mereka kayak gitu, ya saya nggak mau kalah,” pungkas.

“Target sih banyak ya, di semua pertandingan saya ingin menang. Tapi kan kami juga manusia. Prioritas kami di All England, Kejuaraan Dunia dan Asian Games,” ujar Kevin.

Gelar pertama Indonesia di ajang Indonesia Masters 2018 diraih wakil tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Kazumasa Sakai (Jepang), dalam dua game langsung, 21-13, 21-12.

Sayangnya dua wakil tak dapat merebut gelar di kandang sendiri. Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dikalahkan Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Tiongkok), dengan skor 14-21, 11-21. Sedangkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu dihadang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang), 17-21, 12-21. Gelar tunggal putri direbut pemain Taiwan, Tai Tzu Ying, yang menundukkan Saina Nehwal (India), dengan skor 21-9, 21-13.

Hasil final Indonesia Masters 2018:
Tai Tzu Ying [TPE/1]-Saina Nehwal [IND]    21-9, 21-13   
Anthony Sinisuka Ginting [INA]-Kazumasa Sakai [JPN] 21-13, 21-12   
Zheng Siwei/Huang Yaqiong [CHN/6]-Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [INA/1]    21-14, 21-11   
Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi [JPN/2]-Greysia Polii/Apriyani Rahayuy [INA/8]    21-17, 21-12   
Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo [INA/1]-Li Junhui/Liu Yuchen [CHN/2] 11-21, 21-10, 21-16

Komentar