6 Orang Di Periksa Atas Dugaan Kekerasan Di Ponpes Bandung

 Polisi menduga satu dari enam saksi santri yang tengah dimintai keterangan, adalah pelaku penganiayaan terhadap KH Umar Basri alias Ceng Emon (60).

Seperti diketahui KH Umar Basri ini merupakan seorang pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) yang babak belur dianiaya orang tak dikenal usai shalat subuh berjamaah pada Sabtu (27/1/2018) sekira pukul 05.10 Wib di Masjid Al - Hidayah Kampung Santiong, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menjelaskan keenam saksi ini merupakan para santri yang ikut berjamaah saat shalat subuh.

"Saksi kami dalami, kita konfrontir, tanyakan pada santri yang saat itu ada. Ada Saksi yang diduga tersangka, satu orang," ujarnya usai menjenguk KH Umar Basri di Rumah Sakit Al-Islam, Bandung,  Minggu (28/1/2018).

Agung sempat berkomunikasi dengan KH Umar Basri. Menurutnya, saat ini kondisi KH Umar Basri sudah berangsur pulih meski masih dalam perawatan. "Kondisi korban sudah bisa berkomunikasi," kata Agung.

Menurut Agung, mengutip keterangan dokter, sejumlah luka di wajah korban diakibatkan hantaman benda tumpul.

"Tak ada jahitan, korban hanya trauma. Adapun keluhan seperti susah menelan," jelasnya seraya menambahkan bahwa korban ini berdasarkan keterangan istri, korban pernah mengalami stroke dua tahun lalu.

"Adapun gigi palsu lepas, dokter memerintah keluarganya, mungkin dipasang kembali giginya agar beliau bisa makan seperti semula, sementara saat ini susah mengunyah maka pihak RS sementara menggunakan cairan (infus) untuk asupan makan, prisipnya recoverynya itu, kalau untuk mata dikompres air hangat," jelasnya.

Komentar